Lontong Opor Simbah berlokasi di Jl. Janti, tepatnya dibawah jembatan layang Janti. Lontong opor simbah memulai kiprahnya di dunia kuliner sejak tahun 2006. Hingga saat ini lontong opor simbah telah dinikmati oleh lebih dari 500.000 penikmat baik dari dalam maupun luar negeri. Walaupun lontong opor ini berada di jogja, tetapi rasa yang ditawarkan tidak manis, tapi selera nusantara. Jadi lebih banyak orang yang cocok dengan rasa yang ditawarkan.
Lontong Opor SIMBAH buka setiap hari mulai 06.00 pagi sampai 10.00 pagi. Kami jua melayani pemesanan partai kecil maupun besar untuk acara arisan sampai hajatan.
Tanggal 24 Mei 2012 yang lalu saya
berkesempatan menghadiri suatu acara sosialisasi hasil penelitian di
Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Acara yang berlangsung selama setengah
hari itu dihadiri oleh Balitbangda wilayah regional timur serta instansi
terkait lainnya seperti perwakilan dari Dinas Perindustrian dan
Perdagangan, KADIN Kalimantan Selatan serta asosiasi. Dalam kegiatan
tersebut dipaparkan sebanyak tiga hasil penelitian, dan yang menurut
saya paling menarik dari ketiganya adalah pada sesi pemaparan hasil
kajian mengenai manfaat ikan gabus bagi kesehatan, khususnya bagi
kesehatan anak. Dalam presentasinya, pembicara dari Balitbangda Sulawesi
Selatan, yang juga merupakan peneliti dari kegiatan penelitian ini,
memaparkan bahwa ikan gabus memiliki manfaat yang sangat baik untuk
kesehatan dan juga untuk pengobatan. Penelitian tersebut dilatar
belakangi adanya gizi buruk yang dialami oleh anak/balita sehingga
dibutuhkan solusi untuk penangannya serta Rendahnya pengetahuan orang
tua mengenai makanan yang bergizi bagi anak. Salah satu solusi yang
dihasilkan adalah dengan mengkonsumsi ikan gabus segar, khususnya kepada
anak dengan gizi buruk/kurang gizi.
Dari hasil penelitian,
diketahui bahwa ikan gabus memiliki kandungan albumin yang baik untuk
kesehatan. Albumin dari ikan gabus tidak terdapat pada ikan konsumsi
lainnya seperti lele, nila, mas, gurami, dan sebagainya. Dikarenakan
kandungan albumin yang ada pada ikan gabus sangat bagus, penelitian
selanjutnya dilanjutkan pada tahapan ekstraksi yang menghasilkan data
mengenai kandungan lemak yang rendah, protein tinggi, zat besi yang
bagus dan sebagainya. Manfaat ikan gabus bagi kesehatan dan gizi sangat
bagus hal ini telah teruji baik secara klinis maupun non klinis. Hasil
penelitian juga menegaskan bahwa ada beberapa penyakit yang dapat
disembuhkan oleh kadungan ikan gabus.
Berdasarkan pengalaman
penelitian, ada seorang pasien penderita patah tulang. Dikarenakan
kondisi ekonomi si pasien yang tidak mampu, maka oleh dokter yang
menanganinya disarankan untuk mengkonsumsi ikan gabus segar. Hasilnya
adalah kandungan yang terdapat pada ikan tersebut dapat menyembuhkan
patah tulang dengan cepat. Beberapa peserta sosialisasi juga turut
berbagi pengalaman mengenai konsumsi ikan gabus. Umumnya mereka yang
memang berasal dari Kalimantan Selatan mengakui bahwa ikan gabus memang
banyak membantu untuk pengobatan, salah satunya adalah untuk ibu-ibu
yang habis melahirkan untuk mempercepat proses penyembuhan luka karena
melahirkan.
Hasil penelitian menyatakan bahwa kandungan
gizi ikan gabus mengandung nilai Protein 25,5% dan albumin (6,2%).
Bangsa Cina sendiri telah lama menjadikan ikan gabus sebagai obat
penyembuh luka bakar dan luka bekas operasi. Albumin yang banyak
terkandung dalam ikan gabus adalah jenis protein terbanyak dalam plasma
darah (60%) dan merupakan prediktor terbaik untuk harapan hidup
penderita suatu penyakit. Saat ini kebutuhan Albumin dirumah sakit
disupply dari preparat albumin kadar 25% dengan harga sekitar Rp. 2
juta/ ampul. Setiap pasien rata-rata membutuhkan 4 (empat) ampul
preparat albumin atau menyediakan biaya sekitar Rp. 8 juta. Kebutuhan
albumin oleh setiap rumah sakit dewasa ini semakin tinggi, bahkan jauh
lebih tinggi dari kebutuhan obat.
Ikan gabus bila dikonsumsi
setiap hari juga dapat memberikan manfaat yang lebih banyak.
Mengkonsumsi ikan gabus dengan kandungan albumin yang tinggi telah
banyak diteliti secara ilmiah dapat berkhasiat dalam meningkatkan daya
tahan tubuh, mempercepat proses penyembuhan pasca operasi, mempercepat
penyembuhan luka dalam dan luar, penyembuhan dan pencegahan penyakit.
Untuk penambahan gizi pada balita dapat disesuaikan berdasarkan berat
badan. Berat balita 7-9 kg diberikan konsumsi 100 gr ikan gabus
segar/hari. Berat balita 10-12 kg diberikan konsumsi 150 gr ikan gabus
segar / hari. Berat balita 13-15 kg diberikan konsumsi 200 gr ikan gabus
segar/hari. Cara pengolahannya juga relative mudah, karena bisa dengan
mengkonsumsi ikan gabus segar dengan cara dikukus, ditim atau dibakar
utuh-utuh (isi perut ikan tidak dibuang). Sedangkan untuk balita/anak
kurang gizi, yang paling bagus adalah mengkonsumsi ikan gabus segar.
Saat
sosialisasi tersebut, disebutkan bahwa telah banyak diversifikasi
produk berbahan dasar ikan gabus, seperti tepung ikan gabus, nugget,
sosis dan biskuit. Untuk meningkatkan gizi pada anak, kita sering
berupaya agar si anak meningkat nafsu makannya atau dengan camilan yang
sehat. Saat ini, khususnya di Sulawesi Selatan, untuk produk camilan
sehat telah tersedia biskuit biskuit dari tepung ikan gabus dengan merek
dagang SAGA (Sayang Keluarga). Nilai gizi dalam 100 gr formula biskuit
dengan substitusi tepung ikan gabus adalah Karbohidrat 69 gr, Protein
12,72 gr, Lemak 33,33 gr, Vitamin A 357, 80 RE, Serat 1,12 gr, Kalori
625,60 kkal. Biskuit yang mengandung ikan gabus ini merupakan makanan
kesehatan untuk mencegah kekurangan gizi bagi bayi dan balita, memenuhi
kebutuhan albumin bagi pasien khususnya masyarakat yang kurang mampu.
Balitbangda Sulawesi Selatan sendiri telah melakukan penelitian terhadap
manfaat dari biskuit ini. Uji klinis manfaat biskuit telah dilakukan
pada balita status gizi kurang selama 8 minggu dengan hasil terjadi
perubahan kadar albumin dan kenaikan berat badan sebesar 0,83 kg dan
39,4% terhadap perbaikan status gizi dari gizi yang kurang menjadi gizi
baik.
Tidak hanya dari segi kesehatan, manfaat dari ikan gabus
ini juga dapat dirasakan untuk pengembangan sektor ekonomi. Budidaya
ikan gabus serta pembuatan industri biskuit berbahan dasar tepung ikan
gabus memberikan manfaat ekonomi dan juga pengembangan industri.
Pengembangan produk dapat dilakukan melalui sektor industri rumah tangga
(Home Industry); memberikan efek multiflier dalam menggerakkan
perekonomian masyarakat termasuk pemberdayaan petani tambak dalam
pemanfaatan teknologi budidaya ikan gabus serta memberikan nilai tambah
dan meningkatkan daya saing komoditi lokal melalui sektor perikanan
darat (ikan air tawar) sebagai ikon Sulawesi Selatan baik lokal,
nasional, maupun internasional. Di wilayah Kalimantan Selatan sendiri,
ikan gabus telah menjadi konsumsi sehari-hari masyarakat setempat.
Dari
hasil pemaparan penelitian tersebut, sepertinya membuka suatu pandangan
dan peluang baru, khususnya bila disosialisasikan juga pada masyarakat
di Jakarta, untuk melakukan budidaya ikan gabus. Terlebih lagi untuk UKM
atau industri kecil di Jakarta sebagai peluang usaha untuk meningkatkan
perekonomian masyarakat.
BUDI DAYA IKAN GABUS/ KUTUK
Ikan gabus adalah ikan liar air tawar yang terdapat di sungai, rawa, danau, situ atau tempat lainnya.
Bersifat karnivora dan sering disebut hama oleh para pembudidaya ikan. Jadi keberadaan ikan ini sangat tidak diinginkan oleh para pembudidaya.
Gabus sangat rakus memangsa ikan kecil-kecil, sehingga bisa menghabiskan
ikan-ikan yang dipelihara di kolam, utamanya bila ikan peliharaan itu
masih berukuran kecil. Ikan gabus juga menjadi spesies penganggu no.1 di
Sulawesi dan Irian Jaya karena mereka telah memusnahkan speesies ikan
asli
Kandungan Gizi Ikan Gabus
Ikan gabus sangat kaya
albumin, jenis protein yang mempercepat penyembuhan pasca operasi dan
melahirkan. Zat ini juga membantu pertumbuhan anak dan menambah berat
badan orang dengan HIV/AIDS (ODHA).
Keluar dari rumah
sakit pasca operasi, seperti sehabis persalinan, merupakan fase yang
cukup kritis karena pasien harus berjuang untuk kesembuhannya. Kita
sering mendengar larangan mengonsumsi makanan tertentu. Informasi itu
kadang masuk akal, tetapi sering membuat bingung karena bertolak
belakang satu sama lain.
Secara umum sebenarnya tidak
ada pantangan makan bagi pasien pascaoperasi, kecuali bila menderita
alergi atau mendapat pesan khusus dari dokter. Sehabis menjalani operasi
usus misalnya, tentu kita tidak boleh mengonsumsi makanan yang sulit
dicerna.
Sebaliknya, pascaoperasi persalinan, makan banyak merupakan
solusi untuk mempercepat proses penyembuhan, terutama makanan kaya
protein, vitamin, dan mineral. Zat gizi sangat
diperlukan untuk membantu tubuh melakukan proses penyembuhan
pascaoperasi, yaitu memperbaiki sel dan jaringan.
Zat gizi berkualitas
juga diperlukan untuk memperkuat imunitas (sistem kekebalan) tubuh agar
tidak mudah terserang penyakit.
Selain memiliki banyak protein, daging ikan gabus memiliki banyak
kandungan gizi lainnya Di antaranya, zinc (seng), asam amino, lemak dan
trace element lain yang diperlukan tubuh.
Berikut adalah beberapa manfaat dari ikan gabus :
Membantu proses penyembuhan penyakit seperti: Hepatitis, TBC/Infeksi Paru, Nephrotic.
Memperbaiki Gizi Buruk pada Bayi, Anak dan Ibu Hamil.
Membantu penyembuhan Autis.
Mempercepat proses penyembuhan Pasca Operasi.
Mempercepat penyembuhan Luka luar dalam.
Sebagai larutan pengganti pada keadaan defisiensi albumin consolidating
Gabus asin merupakan salah satu ikan kering yang cukup mahal harganya.
Selain itu ikan gabus segar, kebanyakan dijual dalam keadaan hidup,
merupakan sumber protein yang cukup penting bagi masyarakat desa,
khususnya yang berdekatan dengan wilayah berawa atau sungai.
Namun beberapa petani menemukan cara yang cukup mudah dan sangat
membantu, yaitu, dengan mengembang biakan ikan gabus di kolam kolam buatan, baik kolam permanen maupun kolam non permanen yang terbuat dari terpal.
Ikan ini mempunyai kelebihan dalam proses pemijahannya, kita hanya
perlu melakukan pemijahan alami walapun jika kita mau bisa dilakukan
pemijahan buatan. Ikan gabus biasanya melakukan pemijahan ketika musim
penghujan sekitar bulan Oktober sampai November.
Cara Budidaya Ikan Gabus
1. Membedakan Jantan dan Betina
Anda
bisa dengan mudah membedakan si jantan dan betina. Caranya bisa dengan
melihat fisik ikan gabus. Kelamin jantan ditandai dengan bentuk kepala
yang lonjong dengan warna tubuhnya cukup gelap, lubang pada kelamin
memerah serta jika Anda urut akan mengeluarkan cairan benih. Sedangkan
ciri-ciri fisik untuk betina yaitu memiliki kepala yang agak membulat
dengan warna tubuhnya cukup terang, bentuk perutnya sedikit besar dan
cenderung agak lembek jika dipegang, apabila Anda urut akan mengeluarkan
telur. Sebaiknya untuk indukan jantan bobotnya harus mencapai 1 kg.
2. Proses Pemijahan Ikan Gabus
Yang
perlu Anda siapkan dalam melakukan pemijahan ikan gabus yaitu
fibreglass atau bak beton. Ukuran bak beton yaitu PxLxT 5x3x1 meter
kemudian keringkan selama 3-4 hari. Lalu isi bak beton dengan volume air
setinggi 50 cm serta biarkan air mengalir pada waktu pemijahan
berlangsung. Anda bisa menutupi bak kolam dengan tanaman eceng gondok
untuk membantu perangsangan pemijahan. Masukkan 30 indukan jantan dan 30
indukan betina ke dalam bak, lalu biarkan proses pemijahan berlangsung.
Setelah betelur, segara ambil dengan menggunakan sekupnet halus. Telur
sudah siap untuk ditetaskan.
Selama proses pemijahan, selalu
kontrol kolan setiap hari, apabila telur sudah menetas maka aka segera
mengapung di permukaan kolam. Indukan betina bisa menghasilkan telur
mencapai 10.000 – 11.000 butir telur.
3. Proses Penetasan Telur
Sebaiknya
pada proses penetasan dilakukan di dalam akuarium untuk memudahkan
mengontrol kondisi telur. Siapkan ukuran akuarium PxLxT 60x40x40 cm,
biarkan dalam kondisi kering selama 2 hari, lalu isi air dengan
ketinggian sekitar 40 cm. Di dalam akuarium pasang 2 titik aerasi
kemudian nyalakan selama proses penetasan telur, pasang juga alat
pemanas hingga air mencapai suhu 28°C. Masukkan telur ikan gabus dengan
kepadatan ± 4-6 butir per cm² lalu biarkan sampai menetas. Pada umumnya
telur sampai menetas memerlukan waktu 24 jam. Selama 2 hari setelah
larva ikan gabus menetas, Anda tidak perlu memberikan pakan karena masih
mempunyai cadangan makanan.
4. Pemeliharaan Larva Ikan Gabus
Masa
pemeliharaan larva ikan gabus dimulai dari 2 hari setelah menetas
sampai berusia 15 hari, Anda bisa menggunakan akuarium yang digunakan
dalam proses penetasan telur dengan kepadatan 5 ekor larva per 1 liter
air. Larva ikan gabus yang berusia 2 hari sebaiknya diberi makanan
seperti naupli artemia, yang bisa diberikan 3x dalam sehari. Untuk larva
ikan gabus yang berusia 5 hari diberikan pakan tambahan daphnia 3x
sehari atau secukupnya. Dalam menjaga kualitas air bisa dilakukan
penyiponan yaitu membuang kotoran serta sisa-sisa pakan lalu diganti
menggunakan air baru sekitar 50%. Proses penyiponan bisa dilakukan
paling tidak 3 hari sekali atau tergantung pada kondi air. ilustrasi – penampakan ikan gabus
5. Proses Pendederan
Proses
pendederan ikan gabus dilaksanakan pada kolam tanah. Berikut ini kami
ulas secara poin per poin untuk memudahkan Anda dalam memahami ;
Ukuran kolam tanah 200m²
Sebelumnya lakukan proses pengeringan kolam selama ± 5 hari
Bersihkan kolam jika ada gulma yang mengganggu
Buatkan kemalir dengan ukuran lebar 40 cm serta tinggi 10 cm
Ratakan tanah pada dasar kolam
Tebarkan kotoran ayam/puyuh pada dasar kolam dengan kisaran 5-7 karung
Isikan kolam dengan air setinggi 40 cm kemudian rendam ± 5 hari
Tebarkan 4000 ekor larva ikan gabus ketika pagi hari
Setelah mencapai 2 hari, berikan 1-2 kg pelet
Panen benih bisa dilakukan apabila usia larva ikan gabus mencapai 3 minggu..